PPP tolak kebijakan lima hari sekolah

0
326
PPP (en.wikipedia.org) - 20160902logo-ppp-002.jpg

Jakarta (ANTARA News) – PPP secara tegas menolak kebijakan lima hari sekolah yang rencananya akan diterapkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada Juli 2017, karena dikhawatirkan akan memunculkan kegaduhan baru, kata Wakil Ketua Umum PPP Arwani Tomafi. “Kebijakan memaksakan perubahan jam belajar siswa sekolah akan memunculkan kegaduhan baru. Kami meminta Mendikbud untuk mengurungkan kebijakan itu,” kara Arwani di Jakarta, Minggu. Dia mengatakan kebutuhan untuk mereformasi dunia pendidikan saat ini bukan dengan mengubahjam belajar siswa. Menurut dia, harus dipastikan bahwa semua anak bangsa ini bisa mengenyam pendidikan…

Baca selengkapnya di ANTARA News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.