Prof Jamhari: pesantren dapat meniru modernisasi Jepang

0
1119
Dokumentasi Pondok Pesantren Dalam Lapas. Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly (tengah depan) duduk bersama petugas dan para santri Pondok Pesantren At Taubah di Lapas Kelas I Lowokwaru, Malang, Jawa Timur, Senin (5/6/2017). Pondok pesantren tersebut sengaja didirikan sebagai upaya pembelajaran, kajian religius, serta upaya penyadaran bagi sekitar 400 santri yang merupakan narapidana. (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto) () - 20170605antarafoto-ponpes-dalam-lapas-050617-abs-2.jpg

Jakarta (ANTARA News) – Inisiator program pengiriman guru agama dan pimpinan pesantren Indonesia ke Jepang Profesor Jamhari Makruf melihat banyak nilai modernisasi yang bisa ditiru dari Negeri Sakura tanpa harus kehilangan jati diri bangsa. “Biasanya orang Islam takut sekali kalau sekolah atau pendidikannya berubah kemudian akan ikut mengubah jati diri Islamnya. Jepang bisa memberi contoh meskipun berkembang menjadi negara maju dan modern, tetapi nilai-nilai budaya aslinya masih tertanam dengan sangat baik,” ujar Jamhari usai acara Penyampaian Laporan Hasil Program Kunjungan Pimpinan Pesantren ke Jepang tahun 2017 di Jakarta, Kamis…

Baca selengkapnya di ANTARA News

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.