HPS (Hari Pertama Masuk Sekolah)

0
1291
First Day Festival

Education is not a preparation of life, but it is life itself John Dewey

Link between education and society ara strong, and each influences the other (EFA Global Monitoring Report 2005, hal 35)

Hari ini, tepatnya tanggal 18 Juli 2916, adalah hari pertama masuk sekolah bagi anak-anak di seluruh tanah air, Indonesia. Program itu namanya HPS, biar keren. Yaa …. Semuanya sibuk, termasuk cucu-cucu, dan ayah bundanya. Semuanya terpantau dengan WA. Para ORTU semuanya cerita tentang kesibukannya masing-masing mempersiapkan segala sesuatunya biar anak-anaknya happy masuk sekolah. This step is the most important for children. Lagu yang dikirimkan oleh Direktur Pembinaan Keluarga, Bapak Sukiman, kepada para ibu yang sama-sama naik bus jemputan ke kantor Senayan itu benar. Selamat Pak Direktur, yang telah dapat menciptakan karya yang akan dikenang sepanjang masa. Kita semua telah menjadi orang tua, dan semua generasi akan menjadi orang tua juga, dan setiap awal tahun pelajaran semua orang tua bukan hanya menyanyikan NINA BOBO, tapi justru yang paling penting adalah akan menyanyikan lagi HPS ini untuk merayakan kegembiraan anak-anak dapat menikmati HPS bersama kawan barunya, guru barunya yang ramah – bukan guru baru yang hanya suka menjewer para siswanya. Bahkan ada lagu baru yang sangat manjur untuk menidurkan cucu-cucu dan anak-anak Indonesia, yakni Indonesia Pusaka dan Desaku yang Kucinta. Ini penemuan baru. Heran juga ini. Mungkin dapat dijadikan topik penelitian. Heee. Setiap mulai dinyanyikan “Indonesia .… Terus kepalanya nempel di pundak dan tangannya melemas, akhirnya tidur. Boleh mencoba?

HPS

Ganjaran dan Hukuman

Kembali ke masalah punishment, dalam pendidikan memang diperlukan, tapi yang lebih penting adalah reward and reinforcement.  Ada sebatang rattan (rotan) di atas almari buku yang diperoleh sebagai kenang-kenangan dari Malaysia, ketika sistem pendidikan di Malaysia masih menggunakan rotan untuk menghukum akan ketika bersalah, tentu bukan ke kepala, tapi di kaki hanya lirih saja. Tahu artinya lirih? Itu Bahasa Jawa artinya PELAN. Belum tahu apakah sudah masuk dalam KBBI atau belum. Jangan lupa, rattan itu sekarang tidak digunakan lagi, bahkan sama sekali jangan digunakan. Inovasi memang tidak boleh berhenti. Sama dengan hidup, ibarat naik sepeda ontel. Mana bisa behenti? Harus berkeseimbangan, maka putarlah ontelnya agar tidak jatuh. Itulah hakikat kehidupan. Bahkan seorang filosof mengatakan begini. If you cannot fly, you have to run. If you cannot to run, you have to walk, and if you can not to walk, what do you have to do then? You have to creep. Kalau tidak juga dapat merayap, yang penting masih bergerak.

Yang Paling Penting

Yang paling penting untuk program HPS ini adalah membiasakan anak bangun pagi bersama orang tuanya. Agama mengajarkan kepada kita sholat subuh berjamaah di masjid. Yang shalat di rumah artinya yang memakai jilbab. Dalam Islam, setelah shalat subuh ternyata tidak boleh tidur lagi.  Mengapa? Karena “fantasiru fil ard” artinya bertebaranlah di muka bumi. Mengikuti terbitnya sinar matahari. Jadi, dengan HPS insya Allah akan melatih anak-anak kita menjadi rajin, bukan hanya masuk sekolah, tapi sigap dalam melaksanakan tugas-tugas dalam kehidupannya. Wake up, wake up, itulah yang harus diingatkan kepada anak-anak.

Doa anak-anak Korea ketika sarapan pagi dapat menjadi contoh. Doanya ada empat kalimat: 1) Makan bukan untuk makan, 2) Makan untuk kerja, 3) Tidak kerja, tidak makan, 4) Satu kali kerja, empat jam kerja. Doa yang telah dilaksanakan selama bertahun-tahun, atau berabad-abad selama ini telah menjadikan anak-anak Korea menjadi manusia yang super produktif. Tulisan tentang doa anak-anak Korea itu belum sepat diunggah dalam laman pribadi. Juga belum di portal MASDIK.COM. Nah, sarapan bagi bersama orang tua sangat penting. Ada pengalaman di SIK (Sekolah Indonesia Kuala Lumpur) saat mengikuti upacara bendera, beberapa anak jatuh pingsan.  Penyebabnya setelah ditanyakan ternyata tidak sarapan pagi. Setelah itu, sarapan pagi perlu diprogramkan. Mengapa tidak sampai sarapan pagi? Anak-anak TKI belum sempat, karena soal waktu. Bahkan diketahui mereka harus ganti baju dulu. Berangkat dari rumah pakai celana panjang. Sampai di sekolah mereka masih harus ganti pakaian celana pendek warna merah (untuk SD).  Sejak itu, dibuatlah program sarapan pagi, dan perubahan pakaian seragam menjadi celana panjang dengan warna yang sama untuk SD. Bahkan anak-anak mulai belajar makan sendiri, agar anak-anak dapat belajar mandiri.

First Day Festival
First Day Festival

Kepedulian Pemerintah

Selain kepedulian ORTU, kepedulian masyarakat dan pemerintah tidak kalah pentingya. Sebagai contoh, negara bagian Charleston di Amerika Serikat mengadakan The First Day Festival for Children and Families untuk menyambut kebahagiaan anak-anak yang akan masuk sekolah. Justru program ini dapat mengatasi masalah perbedaan pandangan tentang kewajiban PNS untuk mengantarkan anaknya ke sekolah pada hari pertama masuk sekolah. Mendikbud menganjutkan demikian, tetapi ada kepala daerah yang tidak mengizinkan. Memang adanya Festival belum dapat menghapuskan keinginan orang tua untuk mengantarkan anaknya masuk sekolah. Masalah ini terjadi karena ada beberapa anak yang masih takut masuk sekolah, karena sekolah masih menjadi lingkungan yang baru baginya. Karena itu program The First Day Festival menjadi masa orientasi bagi anak-anak. Dengan program tersebut, Gubernur atau Walikota/Bupati dapat menyampaikan pesan-pesan kepada warganya tentang pentingnya peran semua orang tentang pendidikan.

Akhirul Kalam

Sistem pendidikan nasional sebenarnya telah menjelaskan bahwa pendidikan meliputi tiga jalur pendidikan: (1) jalur pendidikan informal (keluarga), (2) jalur pendidikan formal, dan (3) jalur pendidikan nonformal (masyarakat). Jalur pendidikan tersebut saling berkaitan dengan jenjang pendidikan

Jenjang pendidikan dalam sistem pendidikan nasional meliputi: (1) jenjang pendidikan dasar, (2) jenjang pendidikan menengah, dan (3) jenjang pendidikan tinggi. Ketiga jalur dan ketiga jenjang pendidikan tersebut perlu difahami oleh seluruh masyarakat pendidikan.

Konsep sistem pendidikan nasional inilah yang telah menginspirasi perlunya portal pendidikan yang kemudian dinamakan MASDIK.COM.  Silahkan beramai-ramai membuka MASDIK.COM dan marilah kita ikuti perintah-NYA, IQRA, IQRA, dan IQRA melalui Malaikat Jibril kepada Nabi Muhammad SAW, tentu saja ditujukan kepada kita semua.

Depok, 18 Juli 20016.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.