Sering Melakukan Kesalahan Lebih Baik Ketimbang Tidak Melakukan Apa-Apa Sama Sekali

0
1831

By: Suparlan *)

Ada seorang mahasiswa FKIP Universitas Tama, Jagakarsa, bernama Venny Verzriaty Sinaga. Bukan saja namanya yang baik, tetapi lebih dari itu aktivitas belajarnya yang rajin dan lebih cepat dalam menyelesaikan tugas yang telah membuat mahasiswa ini perlu diabadikan dalam tulisan singkat ini. Kecepatan dalam menyelesaikan tugasnya telah menjadi motivasi bagi teman-teman lainnya untuk belajar lebih rajin lagi.

Sebagai dosen, saya percaya bahwa pemberian tugas praktik menulis lebih penting dibandingkan dengan teori-teorinya. Ya, minimal dua-duanya, baik teori maupun praktik. Oleh karena itu, saya sering memberikan tugas menulis apa saja, misalnya menulis dengan judul yang dipilihkannya sendiri. Hasil karyanya kemudian harus dikirimkan kepada dosen melalui e-mail www.suparlan.com. Dengan tugas itu mahasiswa memiperoleh praktik tambahan tentang TIK (teknologi informasi komunikasi). Tentang kemampuan tambahan tersebut, saya jelaskan bahwa dalam Abad XXI ini, semua aktivitas harus sudah menggunakan tekologi informasi komunikasi. Siapa yang gaptek dalam bidang ini akan tertinggallah dengan yang mereka yang menguasainya. Saya ingatkan bahwa UN saja telah harus mengerjakannya dengan menggunakan komputer. Itulah yang kita sebut sebagai UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Itulah sebabnya, mahasiswa tidak boleh gaptek komputer.

Why do I have to Study in the University of Tama Jagakarsa?

Kembali kepada Venny dan kawan-kawannya, mereka memperoleh tugas melakukan penelitian sederhana dengan diberikan judul untuk menuliskan hasil penelitiannya. Tugas yang diberikan kepada mahasiswa adalah tentang menulis dengan judul latar belakang Mengapa Mahasiswa Memilih FKIP di Universitas Tama Jagakarsa. Why do I have to study in FKIP at the University of Tama Jagakarsa? Dengan menggunakan instrumen sederhana yang harus diisi oleh teman-teman yang lain, Venny telah memperoleh data tentang beberapa alasan. Data tersebut kemudian dikumpulkan (data collection). Setelah terkumpul, data tersebut kemudian dengan menggunakan teknik analisis data sederhana dengan tabulasi data untuk menghasilkan prosesntase berbagai alasan memilih FKIP untuk menyelesaikan studinya di Universitas Tama Jagakarsa. Berdasarkan data yang dikumpulkan dari mahasiswa, alasan utama mahasiswa melanjutkan kuliah di FKIP di Universitas Tama Jagakarsa adalah karena lokasi universitas ini yang dekat dengan tempat tinggalnya dan karena alasan ekonomi. Kedekatan tempat tinggal mahasiswa ini alasannya mereka berasal dari daerah asal yang sama, yakni Nusa Tenggara Timur. Perasaan senasib sepenanggungan dengan sesama teman dari daerah yang sama ini menjadi pengikat dan sekaligus menjadi alasan yang kuat untuk melanjutkan kuliah di universitas Tama Jagakarsa. Sifat mahasiswa yang suka bekerja sama (kolaborasi) dipupuk menjadi sikap positif, di samping sikap positif yang lain, yakni sebagai pekerja yang keras untuk dapat menyelesaikan tugasnya, serta pantang menyerah dalam menyelesaikan tugasnya, antara lain dengan melalukan trial and errors atau coba-coba dan gagal. Faktor inilah yang membuat mahasiswa ini lebih cepat dalam menyelesaikan tugasnya.

Wise Words

Sebagai dosen, saya sering menggunakan WISE WORDS untuk memberikan motivasi kepada para mahasiswa. “Semua tempat adalah sekolah, semua orang adalah guru, dan semua buku adalah ilmu.” Kata-kata bijak ini saya peroleh dari membaca koran. Saya memungut kata-kata bikak itu untuk dikumpulkan. Bahkan terkumpul menjadi buku Kata-Kata Mutiara Pendidikan. Dengan kata-kata bijak itu ada mahasiswa yang menyanggahnya “apakah benar semua tempat itu menjadi sekolah?” Saya jawab “ya.” Katakan tempat yang namanya “penjara.” Tempat itu pun akan menjadi sekolah jika kita dapat menggunakannya. Selama di dalam penjara, seorang narapidana membaca empat belas buku tentang psikologi, dan setelah bebas dari penjara, narasumber ini telah menguasai psikologi, dan hebatnya bebas dari penjara dengan sifat-sifat negatif yang selama ini telah menjadi penyebab dia masuk penjara. Bukankah penjara telah menjadi sekolah bagi narapidana tersebut???

We are not looking for a superman, but we are looking for a super team.” Kata-kata mutiara ini selalu saya ucapkan kepada mahasiswa dan saya memintanya menuliskan, kemudian menyimpannya di kamar tidurnya, membacanya sebelum tidur, dan kemudian membacanya sekali lagi dengan memahaminya sebelum menutup matanya sebelum menutup matanya untuk tidur. Luar biasa! Mahasiswa tidak hanya menghafal kata-kata mutiara tersebut, tapi dapat menjelaskan maknanya dengan sangat baik. Saya jelaskan bahwa kelemahan bangsa ini adalah karena bangsa ini kurang dapat menjalin kolaborasi. Ingin kerja sendiri, menjadi superman sendiri, dan kurang dapat menjalin kolaborasi atau kerjasama.

Dengan contoh mahasiswa bernama Venny tersebut, saya meminta mahasiswa menulis kata-kata mutiara ini “Melaksanakan kesalahan dalam hidup bukan saja lebih terhormat, tetapi lebih bermanfaat daripada tidak melakukakan apa-apa sama sekali.” (George Bernard Shaw). Inilah Venny. Venny banget. Dia tidak takut berbuat salah. Berbuat dosa tidak sama dengan berbuat salah. Berbuat dosa sama dengan melanggar perintah Tuhan. Berbuat salah tidak sama dengan berbuat salah. Salah ketika menyelesaikan tugas (asignment) menjadi pelajaran agar tidak melakukan kesalahan yang sama dalam menyelesaikan tugas menulis. Banyak mahasiswa takut berbuat salah ketika menyelesaikan tugasnya. Alasannya? Malu diketahui kelemahannya! Padahal kita perlu mengetahui kelemahan dengan mengetahui kesalahan-kesalahan yang telah kita lakukan. Jadi, melakukan kesalahan adalah perbuatan yang terhormat. Berbuat kesalahan tersebut bahkan merupakan perbuatan yang bermanfaat. Untuk apa? Untuk memperbaiki kesalahan yang telah kita lakukan tersebut. Bahkan dalam kata-kata mutiara tersebut disebutkan bahwa perbuatan tersebut JAUH LEBIH BAIK daripada TIDAK MELAKUKAN APA-APA! Tidak melakukan apa-apa, artinya ya tidak berbuat apa-apa! Padahal orang yang hidup minimal ya BERGERAK. Apa artinya jika Anda tidak bergerak sama sekali? Anda pasti dapat mengatakan sendiri!!

Depok, 29 Oktober 2016.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.