Dukung Penggunaan Buku Digital di Sekolah

0
656

JAKARTA–Tiga yayasan agama yaitu Islam, Katolik, dan Kristen menyatakan dukungannya terhadap penggunaan digital book di sekolah. 

Seperti diketahui, selain sekolah yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, banyak juga binaan yayasan Islam, Katolik, dan Kristen.

"Penggunaan buku digital interaktif PesonaEdu di sekolah akan memudahkan guru dan siswa. Guru tidak susah mengajar karena bahan ajarnya lengkap dan menarik. Demikian juga siswa akan tertarik belajar karena pelajarannya dibuat menarik dan simpel," kata ‎Hary S Chandra, Founder Marketing Director‎ PesonaEdu usai penandatanganan MoU perwakilan tiga yayasan dan peluncuran aplikasi buku digital interaktif di Jakarta Convention Center, Sabtu (1/10).

‎Digital book, lanjutnya, sudah lama diperkenalkan. Namun, baru kali ini dikombinasikan dengan penerbit. 

Buku digital interaktif tidak membuat anak hanya menghapal, tapi mengarah pada pemahaman.

"Buku digital interaktif PesonaEdu sudah diujicoba di Batam dan Pangkal Pinang. Untuk wilayah Jakarta sudah digunakan 30 sekolah. Hasilnya bagus, karena anak-anak lebih tertarik belajar," terangnya.

Meski begitu buku digital interaktif hanya melengkapi buku konvensional. Paling tidak sampai lima tahun buku digital tetap mendampingi buku. 

Setelah itu bisa saja seluruhnya menggunakan digital book.

‎Hariza, PR Penerbit University Malaysia mengungkapkan, digital book sangat interaktif  dan memudahkan anak-anak belajar supaya tidak jenuh. 

Baik guru maupun siswa tidak perlu membawa buku yang banyak. 

"Ini sangat bagus kalau diterapkan di seluruh sekolah. Sudah saatnya pemerintah memberikan dana bagi sekolah yang fasilitasnya minim untuk pengadaan tablet atau sejenisnya," tandasnya. (esy/jpnn)

Selengkapnya: www.jpnn.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.